Posts

CARA n BIAYA les maen saham sederhana berlaba oleh JO (2)

Image
JO sudah mempublikasikan buku karangan JO: Berbagi Hasrat @ Dasar Trading Saham oleh JO. Ditawarkan model belajar aktif dari buku tersebut kepada siapa pun yang berminat menjadi Trader Saham Mandiri. Tidak bergantung pada robot, melainkan pada manusia, yaitu diri sendiri serta komunitas, yang cara pandang @ pasar sahamnya berbeda daripada komunitas maen saham laennya. Biaya les Trading Saham: Buku + Diskusi Isi Buku (2 jam diskusi 10 pertanyaan oleh pembeli buku) : Rp 100.000,- (sila SMS ke no. hp. JO : 08159399137). JO sehari-hari terbiasa trading saham sejak Maret 2009 . Karena meyakini dari pengalaman trading saham bahwa laba bisa diraup, maka JO meneruskan kebiasaan trading saham ini menjadi sebuah budaya pribadi . Sebagai budaya pribadi @ trading saham, JO mengalami fluktuasi kondisi pasar saham juga, dan tetap berhasil mengendalikan portofolio saham investasi JO menjadi sebuah keberhasilan mencetak laba.   Pada tahun 2018 ini, kondisi fluktuasi pasar terjadi luar bi...

China dan Amrik n ekonomi global n utang (2)

Image
🌹 Bisnis.com , JAKARTA - Bursa Amerika Serikat (AS) kembali tersungkur dengan pelemahan 4 persen setelah pelaku pasar harap-harap cemas dalam menunggu detail stimulus pemerintahan Donald J. Trump untuk mengantisipasi dampak ekonomi dari penyebaran virus corona. Pada pembukaan perdagangan Rabu (11/3/2020), indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average (DJIA) langsung masuk ke zona merah dengan pelemahan masing-masing 1,96 persen dan 1,65 persen. Adapun Nasdaq Composite Index langsung dibuka dengan pelemahan 2,49 persen. Hingga pukul 11.11 Waktu New York atau 23.11 WIB, ketiga indeks terkoreksi lebih dalam. Indeks S&P 500 turun 3,73 persen ke level 2.774 sedangkan DJIA  terkoreksi 4,13 persen ke level 23.985. Sementara itu, (CCMP) terpantau melemah 3,47 persen di level 8.054. Baca juga:  Indonesia Catat Kematian Pertama Covid-19, IHSG Anjlok 1 Persen Lebih Kemarin Wall Street juga ditutup melemah setelah stimulus yang dijanjikan pemerintahan Trump...